Renungan01 Agustus 2022. DOA untuk Orang Sakit. 📖 Kisah Para Rasul 28:8-10 "Ketika itu ayah Publius terbaring karena sakit demam dan disentri. Paulus masuk ke kamarnya; ia berdoa serta menumpangkan tangan ke atasnya dan menyembuhkan dia. Sesudah peristiwa itu datanglah juga orang-orang sakit lain dari pulau itu dan merekapun disembuhkan juga. 12Sasampun dane makayunin paindikane punika, dane raris lunga ka jeroan Dane Maria, biang Dane Yohanes Markus. Akeh anake mapunduh sedekan ngastawa irika. (Kisah Para Rasul 12): Mobile (Low Quality) Bahan Renungan: SH - RH - ROC Download Alkitab ANDROID Kamus Alkitab Kamus Bahasa Kidung Jemaat Nyanyikanlah Kidung Baru Pelengkap Kidung Renungan/ Khotbah Kisah Para Rasul 10:34-43, Minggu 20 April 2014 (Paskah) Introitus : (1 Korintus 15 : 55) Bacaan : Mazmur118 : 1-2, 14 - 24 (Antiphonal); Khotbah : Kisah Para Rasul10 : 34-43. Thema : Sungguh Yesus telah Bangkit, Beritakanlah. (Kel 12-13). Paskah dirayakan sebagai hari pelepasan Israel sangat penting dan menjadi Pentakostaterjadi bertujuan untuk memperbaiki kehidupan setiap orang yang percaya. Pencurahan Roh Kudus mendatangkan hari keselamatan yang besar, dan pencurahan Roh Kudus memperbaiki-memurnikan barangsiapa yang mau datang bersekutu menyembah Tuhan Allah. Rasul Simon Petrus dan gereja mula-mula menggunakan makna "perbaikan kehidupan" ini 121-19. 1 Kira-kira pada waktu itu raja Herodes mulai bertindak dengan keras terhadap beberapa orang dari jemaat. 2 Ia menyuruh membunuh Yakobus, saudara Yohanes, dengan pedang. 3 Ketika ia melihat, bahwa hal itu menyenangkan hati orang Yahudi, ia melanjutkan perbuatannya itu dan menyuruh menahan Petrus. pengembangan teknologi di indonesia dilaksanakan dengan tujuan. Kita adalah murid Yesus. Murid artinya orang yang belajar dari Gurunya. Murid mengikuti teladan Guru. Menjadi murid Yesus berarti pikiran dan perbuatan kita dipimpin oleh Yesus. Menjadi murid Yesus berarti kita melakukan kehendak Yesus bahkan menaklukan keinginan kita dibawah keinginan Kristus. Menjadi murid Yesus adalah sebuah anugerah, karena kita dipilih oleh Tuhan. Dalam panggilan sebagai murid, kita dipilih untuk memuridkan segala bangsa. Tema khotbah kita hari ini adalah Dipilih untuk memuridkan segala bangsa. Yesus memilih dan menentukan 12 orang yang disebut sebagai murid-Nya. Murid-murid itu dipersiapkan, dibekali, dan mereka belajar langsung dari Yesus selama 3 tahun. Ketika Yesus naik ke Sorga, para murid melakukan apa yang diperintahkan Yesus. Mereka kembali ke Yerusalem. Ke – 11 Rasul juga beberapa perempuan dan saudara – saudara Yesus. Jumlah mereka 120 orang. Mereka menanti janji Tuhan di Yerusalem. Yerusalem menjadi titik start dari misi dan pelayanan mereka. Di Yerusalem, para murid mempersiapkan diri untuk menerima kuasa Roh Kudus yang memberi ketekunan hati, keberanian dan otoritas bagi mereka untuk melanjutkan misi memuridkan segala bangsa. Ketika menanti janji Tuhan ada 2 hal besar yang dilakukan para murid. 1. Mereka bertekun dengan sehati dalam Doa Kata bertekun Yunani “proskatereo” artinya rajin, bersungguh – sungguh, menghabiskan banyak waktu. Jadi mereka saling melayani, saling mendoakan, saling menasihati, saling menguatkan dan kesehatian mereka semakin kuat. Mereka menunggu bukan dengan berdiam diri atau mengurung diri tetapi dengan bertekun dalam doa. Persekutuan terwujud dalam doa bersama. Murid beroleh kekuatan baru dalam persekutuan yang bertekun dan berdoa. 2. Mereka memilih pengganti Yudas Yudas sudah tidak bersama-sama dengan para murid dan mereka tinggal 11 orang. Yudas sudah “dapat uang kembali”. Yudas menuai apa yang ditaburnya. Yudas mati secara mengerikan dan 30 keping perak harga pengkhianatan Yudas dipakai membeli tanah, yang disebut “Hakal Dama” “Tanah darah” ayat 19. Mengapa Yudas harus diganti? Pertama, untuk menggenapkan jumlah 12 Rasul sesuai jumlah 12 suku Israel. Angka 12 adalah angka dari teladan ketaatan dan penyerahan rasuli kepada kehendak Allah. Kedua, untuk mengembalikan keutuhan dan kemurnian Wibawa Rasul yang telah dinodai oleh pengkhianatan Yudas. Oleh karena itu, pengganti Yudas harus memenuhi syarat, seorang yang pernah bersama Yesus semasa hidup-Nya dan juga menjadi saksi bagi kebangkitan Kristus. Petrus memimpin proses pemilihan itu. Ada 2 orang calon yaitu Yusuf yang disebut Barsabas atau Yustus dan Matias. Pemilihan itu didasari dengan doa. Kemudian pemilihan dilakukan dengan membuang undi. Membuang undi adalah cara yang lazim digunakan sejak PL untuk memastikan apa kehendak Allah. Dari hasil membuang undi itu, pilihan jatuh kepada Matias. Kita sedang berada dalam masa raya penantian Pencurahan Roh Kudus. Karena itu sebagai murid Yesus di masa kini, kita mesti belajar dari cara hidup para murid dimasa penantian. 1. Kita adalah murid Yesus karena itu seluruh kehidupan kita adalah sebuah proses belajar. Belajarlah untuk setia meskipun jalan hidup tidak selalu mulus. Belajarlah untuk sehati dalam persekutuan meski saling berbeda dalam segala hal berbeda pendapat, berbeda keinginan, berbeda perasaan tetapi sehati dalam tujuan, sehati dalam Tuhan sehati sebagai persekutuan. Belajarlah untuk tekun dalam doa. Doa adalah nafas kehidupan. Yesus saja setia berdoa. Kehidupan para murid adalah persekutuan yang bertekun dalam Doa. Doa memberi bagi kita kekuatan menghadapi kerasnya kehidupan. Apabila kita menyerahkan sepenuhnya segala perkara dihidup kita kepada Tuhan maka Tuhan sendiri akan memimpin kita untuk mengerti rencanaNya. Belajarlah untuk melakukan kehendak Yesus sebab menjadi murid bukan sekedar status tapi sikap dan gaya hidup. Menjadi murid Yesus berarti selalu memberikan telinga untuk mendengar Firman Tuhan, Melakukan kehendak Tuhan, mengikuti teladan Yesus dan memberi hidup ini dipimpin oleh Roh Kudus 2. Jika kita sudah belajar untuk setia menjadi murid Yesus maka kitapun dipanggil dalam proses pemuridan. Pada satu sisi kita tetap menjadi murid Yesus, dan pada sisi lain kita juga memuridkan orang lain. Kita dipilih bukan hanya untuk menjadi murid tetapi juga untuk memuridkan orang lain. Kita tidak bisa memuridkan orang lain jika kita belum belajar menjadi murid yang setia. Memuridkan orang lain bukan dengan cara berkhotbah saja juga bukan dengan memaksa orang lain menjadi Kristen. Memuridkan orang lain yaitu dengan gaya hidup/cara hidup Yesus. Kita membuat orang lain mengalami kasih karena kita hidup mengasihi. Orang lain mengalami damai sejahtera karena kita hidup dalam damai. 3. Belajar menjadi murid dan memuridkan orang lain bukan dengan cara hidup Yudas Iskariot. Yudas lskariot adalah peringatan dan contoh murid yang tidak setia, tidak taat dan tidak bersungguh-sungguh. Yudas Iskariot memang menjadi bagian murid Yesus tetapi bukan Yesus yang memimpin kehidupannya. Yudas Iskariot adalah seorang murid yang gagal menjadi murid dan gagal memuridkan orang lain.. Akibatnya Yudas kehilangan berkat – berkat dan janji – janji yang disediakan bagi murid yang setia. Tentu kita tidak mau menjadi murid yang gagal seperti Yudas. Belajarlah menjadi murid yang setia kepada Yesus dan setia memuridkan segala bangsa dengan cara hidup Kristus. Tuhan memberkati. Renungan Harian Kisah Rasul 12 Kedaulatan Tuhan Dalam Penganiayaan Renungan Harian Kisah Rasul 12 Kedaulatan Tuhan Dalam Penganiayaan. Apa yang terjadi pada Yakobus dan Petrus ayat 1-11? Apa yang terjadi pada Herodes ayat 19-23? Apa hasil dari semua peristiwa yang terjadi ini ayat 24? Kedaulatan Tuhan Dalam Penganiayaan Saya pernah membaca kisah seorang misionaris di pedalaman hutan Amazon yang ketika dikepung oleh suku Indian untuk dibunuh, ia tiba-tiba diselamatkan oleh malaikat yang menampakkan diri sehingga suku tersebut begitu ketakutan. Sebaliknya, saya juga tahu kisah Jim Elliot dan kawan-kawannya. Mereka adalah misionaris yang juga terpanggil untuk melayani suku terasing di pedalaman hutan Bolivia. Mereka tewas dibunuh pada hari pertama mereka menginjakkan kaki disana. Tampaknya Tuhan memang kadang menyelamatkan anak-Nya dari penderitaan dan kadang membiarkan anak-Nya mengalami penderitaan bahkan kematian syahid. Mungkin, dari sudut pandang kita, Tuhan seperti tidak adil dan pilih kasih. Dalam nats ini, Yakobus dibunuh oleh Herodes. Sedangkan, Petrus malah dibebaskan dari penjara secara ajaib. Apapun tindakan Tuhan, semuanya terjadi untuk satu tujuan yaitu supaya Injil Kerajaan-Nya menjamah semakin banyak orang ayat 24. Belajarlah untuk tidak mengeluh di tengah kesulitan pelayanan atau kehidupan tetapi berimanlah bahwa Tuhan sedang mengerjakan yang terbaik melalui segala kesusahan kita! Renungan Harian Kisah Rasul 12 Kedaulatan Tuhan Dalam Penganiayaan Baca juga Khotbah Kristen Daniel 3 Kedaulatan Allah di Masa Krisis Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.” 12Yakobus mati – Petrus dilepaskan dari penjara121-19 1Kira-kira pada waktu itu raja Herodes mulai bertindak dengan keras terhadap beberapa orang dari jemaat. 2Ia menyuruh membunuh Yakobus, saudara Yohanes, dengan pedang. 3Ketika ia melihat, bahwa hal itu menyenangkan hati orang Yahudi, ia melanjutkan perbuatannya itu dan menyuruh menahan Petrus. Waktu itu hari raya Roti Tidak Beragi. 4Kel. 121-27 Setelah Petrus ditangkap, Herodes menyuruh memenjarakannya di bawah penjagaan empat regu, masing-masing terdiri dari empat prajurit. Maksudnya ialah, supaya sehabis Paskah ia menghadapkannya ke depan orang banyak. 5Demikianlah Petrus ditahan di dalam penjara. Tetapi jemaat dengan tekun mendoakannya kepada Allah. 6Pada malam sebelum Herodes hendak menghadapkannya kepada orang banyak, Petrus tidur di antara dua orang prajurit, terbelenggu dengan dua rantai. Selain itu prajurit-prajurit pengawal sedang berkawal di muka pintu. 7Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan dekat Petrus dan cahaya bersinar dalam ruang itu. Malaikat itu menepuk Petrus untuk membangunkannya, katanya ”Bangunlah segera!” Maka gugurlah rantai itu dari tangan Petrus. 8Lalu kata malaikat itu kepadanya ”Ikatlah pinggangmu dan kenakanlah sepatumu!” Ia pun berbuat demikian. Lalu malaikat itu berkata kepadanya ”Kenakanlah jubahmu dan ikutlah aku!” 9Lalu ia mengikuti malaikat itu ke luar dan ia tidak tahu, bahwa apa yang dilakukan malaikat itu sungguh-sungguh terjadi, sangkanya ia melihat suatu penglihatan. 10Setelah mereka melalui tempat kawal pertama dan tempat kawal kedua, sampailah mereka ke pintu gerbang besi yang menuju ke kota. Pintu itu terbuka dengan sendirinya bagi mereka. Sesudah tiba di luar, mereka berjalan sampai ke ujung jalan, dan tiba-tiba malaikat itu meninggalkan dia. 11Dan setelah sadar akan dirinya, Petrus berkata ”Sekarang tahulah aku benar-benar bahwa Tuhan telah menyuruh malaikat-Nya dan menyelamatkan aku dari tangan Herodes dan dari segala sesuatu yang diharapkan orang Yahudi.” 12Dan setelah berpikir sebentar, pergilah ia ke rumah Maria, ibu Yohanes yang disebut juga Markus. Di situ banyak orang berkumpul dan berdoa. 13Dan ketika ia mengetuk pintu gerbang, datanglah seorang hamba perempuan bernama Rode untuk mengetahui siapa yang mengetuk itu. 14Ia terus mengenal suara Petrus, tetapi karena girangnya ia tidak membuka pintu gerbang itu dan segera masuk ke dalam untuk memberitahukan, bahwa Petrus ada di depan pintu gerbang. 15Kata mereka kepada perempuan itu ”Engkau mengigau.” Akan tetapi ia tetap mengatakan, bahwa benar-benar demikian. Kata mereka ”Itu malaikatnya.” 16Tetapi Petrus terus-menerus mengetuk dan ketika mereka membuka pintu dan melihat dia, mereka tercengang-cengang. 17Tetapi Petrus memberi isyarat dengan tangannya, supaya mereka diam, lalu ia menceriterakan bagaimana Tuhan menuntunnya ke luar dari penjara. Katanya ”Beritahukanlah hal ini kepada Yakobus dan saudara-saudara kita.” Lalu ia keluar dan pergi ke tempat lain. 18Pada keesokan harinya gemparlah prajurit-prajurit itu. Mereka bertanya-tanya apakah yang telah terjadi dengan Petrus. 19Herodes menyuruh mencari Petrus, tetapi ia tidak ditemukan. Lalu Herodes menyuruh memeriksa pengawal-pengawal itu dan membunuh mereka. Kemudian ia berangkat dari Yudea ke Kaisarea dan tinggal di mati1220-23 20Herodes sangat marah terhadap orang Tirus dan Sidon. Atas persetujuan bersama mereka pergi menghadap dia. Mereka berhasil membujuk Blastus, pegawai istana raja, ke pihak mereka, lalu mereka memohonkan perdamaian, karena negeri mereka beroleh bahan makanan dari wilayah raja. 21Dan pada suatu hari yang ditentukan, Herodes mengenakan pakaian kerajaan, lalu duduk di atas takhta dan berpidato kepada mereka. 22Dan rakyatnya bersorak membalasnya ”Ini suara allah dan bukan suara manusia!” 23Dan seketika itu juga ia ditampar malaikat Tuhan karena ia tidak memberi hormat kepada Allah; ia mati dimakan dan Saulus diutus1224–133 24Maka firman Tuhan makin tersebar dan makin banyak didengar orang. 25Barnabas dan Saulus kembali dari Yerusalem, setelah mereka menyelesaikan tugas pelayanan mereka. Mereka membawa Yohanes, yang disebut juga Markus. Terjemahan Baru Bible © Indonesian Bible Society 1974, Selebihnya Tentang Alkitab Terjemahan Baru 1. Hai Teofilus, dalam bukuku yang pertama aku menulis tentang segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus, 2. sampai pada hari Ia terangkat. Sebelum itu Ia telah memberi perintah-Nya oleh Roh Kudus kepada rasul-rasul yang dipilih-Nya. 3. Kepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah. 4. Pada suatu hari ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa, yang-demikian kata-Nya-"telah kamu dengar dari pada-Ku. 5. Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus." 6. Maka bertanyalah mereka yang berkumpul di situ "Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan kerajaan bagi Israel?" 7. Jawab-Nya "Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya. 8. Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi." 9. Sesudah Ia mengatakan demikian, terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka. 10. Ketika mereka sedang menatap ke langit waktu Ia naik itu, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka, 11. dan berkata kepada mereka "Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga." 12. Maka kembalilah rasul-rasul itu ke Yerusalem dari bukit yang disebut Bukit Zaitun, yang hanya seperjalanan Sabat jauhnya dari Yerusalem. 13. Setelah mereka tiba di kota, naiklah mereka ke ruang atas, tempat mereka menumpang. Mereka itu ialah Petrus dan Yohanes, Yakobus dan Andreas, Filipus dan Tomas, Bartolomeus dan Matius, Yakobus bin Alfeus, dan Simon orang Zelot dan Yudas bin Yakobus. 14. Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara Yesus. 15. Pada hari-hari itu berdirilah Petrus di tengah-tengah saudara-saudara yang sedang berkumpul itu, kira-kira seratus dua puluh orang banyaknya, lalu berkata 16. "Hai saudara-saudara, haruslah genap nas Kitab Suci, yang disampaikan Roh Kudus dengan perantaraan Daud tentang Yudas, pemimpin orang-orang yang menangkap Yesus itu. 17. Dahulu ia termasuk bilangan kami dan mengambil bagian di dalam pelayanan ini." 18. -Yudas ini telah membeli sebidang tanah dengan upah kejahatannya, lalu ia jatuh tertelungkup, dan perutnya terbelah sehingga semua isi perutnya tertumpah ke luar. 19. Hal itu diketahui oleh semua penduduk Yerusalem, sehingga tanah itu mereka sebut dalam bahasa mereka sendiri "Hakal-Dama", artinya Tanah Darah-. 20. "Sebab ada tertulis dalam kitab Mazmur Biarlah perkemahannya menjadi sunyi, dan biarlah tidak ada penghuni di dalamnya dan Biarlah jabatannya diambil orang lain. 21. Jadi harus ditambahkan kepada kami seorang dari mereka yang senantiasa datang berkumpul dengan kami selama Tuhan Yesus bersama-sama dengan kami, 22. yaitu mulai dari baptisan Yohanes sampai hari Yesus terangkat ke sorga meninggalkan kami, untuk menjadi saksi dengan kami tentang kebangkitan-Nya." 23. Lalu mereka mengusulkan dua orang Yusuf yang disebut Barsabas dan yang juga bernama Yustus, dan Matias. 24. Mereka semua berdoa dan berkata "Ya Tuhan, Engkaulah yang mengenal hati semua orang, tunjukkanlah kiranya siapa yang Engkau pilih dari kedua orang ini, 25. untuk menerima jabatan pelayanan, yaitu kerasulan yang ditinggalkan Yudas yang telah jatuh ke tempat yang wajar baginya." 26. Lalu mereka membuang undi bagi kedua orang itu dan yang kena undi adalah Matias dan dengan demikian ia ditambahkan kepada bilangan kesebelas rasul itu.

renungan kisah para rasul 12